PEMALANG – Servis RSUD dr Azhari diminta lebih ramah dan profesional
dalam pelayanan kepada masyarakat miskin pengguna kartu jamkesmas, karena
justru tunggakan banyak berasal dari pasien tunai, sementara jamkesmas pasti
dibayar oleh pemerintah.
Hal ini diungkapkan Ketua FPKS DPRD Pemalang, Ikmaludin Aziz
dalam bedah LKPJ dan 4 Raperda Prakarsa Dewan belum lama ini. Dia mengatakan
bahwa persoalan tunggakan jamkesmas memang masih ada, tetapi anggaran sudah disediakan
oleh pusat dan pasti cair.
“kita sudah mendengar dari Pihak RSUD, jadi persoalannya tinggal
klaim saja.”ujarnya.
Menurutnya yang menarik tunggakan sampai milyaran rupiah dari tahun 2009-2011 tersebut berasal
dari pelayanan pasien tunai.
“ Jadi menarik tuggakan ada pada pelayanan pasien yang
tunai, belum cairnya Jamkesmas itu disebabkan proses pengurusan administrasi
yang terlambat,”terangnya.
Hal ini menurutnya menjadi kajian menarik dimana harus ada perubahan
mindset untuk pelayanan kepada pengguna jamkesmas kendati mereka merupakan
masyarakat miskin. Seringkali yang dikeluhkan masyarakat adalah karena para
pengguna jamkesmas seringkali dilayani dengan layanan yang kurang ramah, dengan
informasi ini pelayanan RSUD yang prima semestinya diberikan kepada pengguna
jamkesmas ini.
Terkait tunggakan yang ada itu, menurutnya RSUD pasti sudah
memiliki SOP untuk mencairkan piutang itu.
“RS sudah punya SOP, ada surat tagihan dan Visit home,”ujarnya.(humas)

No comments:
Post a Comment